Zakat

zakat

Zakat adalah kewajiban seluruh umat Islam yang mempunyai penghasilan, uang dan harta dari berbagai sumber, untuk mengeluarkan atau memberikan sebagian uang atau harta bendanya tersebut sesuai dengan aturan zakat yang berlaku.

Kewajiban zakat ini sangat mutlak dan harus dilaksanakan oleh seluruh umat Islam. Segala aturan dan perintahNya selalu dikaitkan dengan shalat. Banyak firman Allah dalam Al Qur’an menyinggung kewajiban shalat dan zakat ini. Kewajiban zakat sebetulnya kewajiban yang memberatkan untuk umat Islam, tetapi Allah lebih mengetahui manfaat yang akan didapat oleh umat Islam baik di dunia maupun di akhirat.

Bagaimana tidak memberatkan, untuk mendapatkan uang atau harta benda biasanya manusia harus bekerja keras, berikhtiar, dan mengorbankan waktu, keluarga, dan sebagainya. Tetapi dengan mudah dan ringan saja sebagian uang dan harta tersebut harus diberikan kepada orang yang tidak ada hubungan apapun dengan kita. Bukan istri atau suami, bukan anak, bukan orang tua, bukan keluarga, dan bukan orang yang kita kenal, namun mereka terikat dengan kita hanya karena satu agama, satu keyakinan yaitu Islam. Dalam Islam ada delapan kelompok orang yang dapat menerima zakat.

Mengenai zakat ini Allah menyatakannya dalam beberapa ayat dengan sangat tegas dan diperkuat dengan hadist Rasul, bahwa pada setiap harta umat Islam terkandung harta yang bukan haknya, tetapi hak orang atau kelompok orang penerima zakat.

Bila umat Islam menngeluarkan zakat, ia seperti membersihkan dan mensucikan harta, dirinya, keluarganya dan kehidupannya. Bila umat Islam tersebut tidak mau mengeluarkan zakat tidak akan ada yang tahu dan tidak akan ada yang sanggup memaksa. Kewajiban zakat itu karena kesadaran dan kemauan umat Islam itu sendiri. Tetapi harus diingat bahwa dalam Al Qur’an Allah mengutuk orang-orang yang tidak mau mengeluarkan zakat, akan menderita baik di dunia maupun di akhirat.

Harta atau uang yang masih mengandung kewajiban zakat tersebut sangat berbahaya, karena seperti kita menyimpan bom waktu yang setiap saat dapat meletus.

Zakat ini sangat ditakuti oleh Rasul, hingga beliau menyarankan untuk selalu diperhatikan dan lebih bagus dibayar sedikit lebih daripada masih tersisa. Malahan sebagian ulama menyatakan bahwa masalah, kesulitan, penderitaan hidup yang dialami oleh umat Islam hampir 95% diakibatkan oleh kelalaian umat Islam dalam menjalankan kewajiban shalat dan zakat.

Bayarlah zakat kepada orang / ulama / kyai / badan atau yayasan yang kita yakini bahwa mereka akan menyalurkannya sesuai aturan, , bila kita sudah menunaikan zakat sesuai aturan, jumlah dan sudah memberikan untuk disalurkan.
Beberapa rujukan tentang zakat pada Al Qur’an dan Hadist

Al Qur’an

  • Al Baqarah ayat 110 ; Allah S.W.T berfirman : “ Dan dirikanlan Shalat dan tunaikanlah Zakat”.
  • At Taubah ayat 11 ; Allah S.W.T berfirman : “ Jika mereka bertaubat dan mendirikan Shalat dan menunaikan Zakat maka mereka itu adalah saudara-saudaramu seagama “.
  • At Taubah ayat 34 – 35 ; Allah S.W.T Berfirman : “ Dan orang-orang yang menyimpan Emas dan Perak ( harta kekayaan mereka ) dan tidak menafkahkannya ( tidak menunaikan zakatnya ) pada jalan Allah maka beritahukanlah pada mereka bahwa mereka akan mendapat siksa yang pedih. Pada harinya dipanaskan Emas dan Perak ( harta – kekayaan mereka ) dalam neraka jahanam, lalu dibakar dengannya dahi, lambung dan punggung mereka, seraya dikatakan pada mereka : “ Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang akibat dari apa yang kamu simpan itu.
  • At Taubah ayat 103 ; Allah S.W.T Berfirman : “ Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu menjadi ketentraman jiwa bagi mereka dan Allah mendengar lagi Maha Mengetahui “.
  • An Nahl ayat 71 ; Allah S.W.T Berfirman : “ Dan Allah melebihkan sebagian kamu dari sebagian yang lain dalam hal rezeki “.
  • Adz Dzaariyaat ayat 19 ; Allah S.W.T Berfirman : Dan pada harta-harta mereka ada hak ( Zakat ) untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta.

Hadist

  • Hadist Riwayat Imam Bukhari ; Rasulullah S.A.W Bersabda : “ Sesungguhnya perlindungan jiwa dan harta tergantung pada pelaksanaan kewajibannya. Dan kewajiban atas harta adalah Zakat.
  • Hadist Riwayat Imam Bukhari ; Rasullullah S.A.W bersabda : “ Barang siapa diberi harta oleh Allah namun dia tidak mengeluarkan zakatnya, maka pada hari kiamat harta itu akan menjadi seekor ular jantan yang gundul dengan memiliki dua taring yang berbisa dikedua sisi mulutnya, ular tadi akan melilit dan mematuknya selamanya, sambil berkata aku yang engkau tumpuk-tumpuk ( simpan ).

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *